Tiga kubu sudah yang menyalonkan diri sebagai capres, SBY, JK dan Megawati. Menurut beberapa pengamat juga lembaga survey, SBY punya kans yang paling besar karena lebih populer bahkan sampai ada yang berpendapat dipasangkan dengan sandal jepitpun SBY tetap akan menang. Tapi benarkah demikian ?
Sinyal kematian
•Mei 18, 2009 • 2 KomentarSuatu waktu Rosululloh ditanya para istrinya, siapa diantara mereka yang kiranya akan “berpulang” duluan. Rosulullohpun menjawab : yang paling panjang tangannya dan selanjutnya para istri beliau sibuk membandingkan panjang tangan masing-masing.
Setelah seorang istri beliau, Saudah meninggal, teka teki tentang pertanyaan yang dulu pernah dilontarkan itu terjawab sudah.
Pisang isme
•Mei 15, 2009 • 1 KomentarMakhluq dari jenis buah-buahan ini punya kandungan vitamin A dan kebanyakan berwarna kuning. Menilik dari bentuknya, ia tergolong makhluq yang lanjut usia.
Lihat saja badannya yang agak bengkok. Suatu gejala yang biasanya dialami para manula karena tulang belakangnya sudah keropos alias mengalami osteoporosis.
Aku n Opera
•Mei 8, 2009 • 4 KomentarMembaca ulasan sebuah majalah tentang komparasi browser versi terbaru [Internet Explorer 8, Firefox, Opera, Google Chrome, Safari ], sungguh cukup membuat hati ini tersenyum.
Jempol maut
•Mei 7, 2009 • 3 KomentarBagi netter yang tergolong dhuafa macam saya yang bisanya cuma online lewat seluler, ibu jari atau yang lebih populer dengan sebutan jempol tentu sangat berguna. Dengannya saya bernavigasi dan mengetik kata demi kata.
Jempol juga dipakai orang dalam body language untuk menggambarkan bahwa sesuatu itu baik, bagus, OK dsb. atau mungkin bisa sebaliknya.
Bola kemiskinan
•Mei 4, 2009 • 3 KomentarBenda tak bersudut itu dulunya hanya mengenal warna hitam dan putih saja. Kini sudah banyak tampil beda baik dari segi warna maupun coraknya. Tapi nasibnya tetap sama, tak mengalami perubahan.
Dia tetap jadi bahan rebutan dan ditendang kesana kemari oleh banyak orang.
Sabana di khatulistiwa.
•April 27, 2009 • 4 KomentarSuasana rumah yang nampak cukup asri dibawah rimbun pohon beringin itu kini nampak berbeda.
Dari balik jendela kulihat sepasang suami istri yang tinggal didalamnya kini jauh dari kata mesra. Diatas dipan tua mereka merebahkan diri dengan beradu punggung. Tak ada kata sayang terucap. Tak ada juga belaian hangat yang terlihat.
