Kopi darat, ah makhluk apa itu ?Secara harfiah memang istilah tersebut agak susah ditelanjangi. Kalau dipaksa akan memungkinkan ketemu dengan kopi kopi yang lain, semisal kopi laut, kopi udara, kopi robusta atau malah nyasar ke ranah musik, kopi dangdutnya bung Fahmi.
Setahu saya istilah ini dipopulerkan oleh komunitas breaker yang kemungkinan besar 11 meter band untuk suatu kegiatan tatap muka secara langsung, face to face diluar habitat mereka di radio komunikasi CB.
Entah kenapa mereka memakai istilah itu. Mungkin istilah kopi (copy) diterjemahkan sebagai menduplikasi pertemuan dan darat adalah tempatnya. Yang jelas istilah itu cukup populer, sepopuler dunia mereka ditahun 70-90an sebelum berkembangnya dunia internet dengan segala fiturnya, chatting n blogging.
Istilah kopi darat sekarang juga dipinjam oleh komunitas lain untuk menggambarkan kegiatan yang sama.
Oh, tentang kopi darat ini saya pernah mengalaminya dan sensasinya cukup luar biasa. Setelah hampir 10 tahun menjalin persahabatan lewat pena, disuatu waktu ada undangan pernikahan dan itu dari sahabat penaku. Dalam perjalanan roaming karena lintas propinsi, hati ini penuh tanya, weleh bagaimana ya wajahnya ? Getar psikologis seperti itu pantas terekspose karena sekian tahun hanya hidup dalam fantasi.
Bila anda belum pernah kopi darat dan ingin merasakannya, sebaiknya santai saja. Jangan berharap yang muluk muluk, tetap istiqomah dengan niat sebelumnya yakni persahabatan. Kopi darat hanyalah ekspansi wilayah dan ruang dari suatu kontak sosial. Mau coba, 86 dicopy. . . . . .ganti !
Kopi darat. . . . .
Agustus 28, 2008 oleh mudz069
haha
saya juga pernah kopi darat.. tapi udah tau mukanya 
tapi kalo dibaca ‘kopi darat’ kayaknya kurang pas.. dibaca kopdar aja
Roger 86 di korek
kopdar emank asyik kalo rame lho….
kopi darat bisa di baca KOPDAR
hehehe…