Posting tanpa komen ?
Beruntunglah sebagai bagian dari dunia ilmu, posting tergolong sesuatu yang unik dan anomali, yang keluar dari hukum matematika.
Lho koq ?
Tidak seperti benda benda lainnya yang akan selalu berkurang jumlahnya tiap kali diambil, ilmu juga posting justru mengalami hal yang sebaliknya.
Ia akan bertingkah seperti yang terjadi didunia rentenir, mengalami bunga berbunga, beranak pinak. [...]
Arsip untuk Februari, 2009
Antara posting dan komen.
Diposkan dalam xpresi pada Februari 28, 2009 | 5 Komentar »
Dulu kaubilang………
Diposkan dalam xpresi pada Februari 26, 2009 | Leave a Comment »
Dulu kaubilang……
Negeri ini ijo royo, gemah ripah loh jinawi.
Tapi ternyata,
Yang ijo itu klepon.
Yang ijo itu tangsi militer.
Dan loh jinawi,
telah tergerus tikus hitam penggila korupsi.
Dulu kaubilang……
Negeri ini indah bak zamrud khatulistiwa.
Tapi ternyata,
Negeri ini peta duka lara.
Banjir seakan tak henti mengalir.
Pucuk hutan tak sempat menggapai awan. Denyit gergaji tlah memancungnya tanpa belas kasihan.
Dulu kaubilang……..
Negeri ini negeri [...]
Pak kring kring
Diposkan dalam xpresi pada Februari 25, 2009 | Leave a Comment »
Masih segar dalam ingatan saat itu biasanya hari tengah menjelang siang. Dari kejauhan terdengar sebuah bunyi yang tak asing lagi, kring kring kring………
Seorang paruh baya bersepeda hitam lengkap dengan kantongnya berhenti diujung lorong, berteriak, mengharap sang empunya segera datang mengambil miliknya.
Ia tak bisa berlama lama bertegur sapa. Setumpuk surat, kartu pos dan hantaran lain harus [...]
Woow !
Diposkan dalam xpresi pada Februari 24, 2009 | Leave a Comment »
Siang itu matahari bersinar begitu teriknya, tapi mungkin tak sepanas hubungan antara demokrat dan golkar akhir akhir ini.
Nampak dibawah pohon nangka, si mbah sedang lesehan bersama tole. Yah, bagi orang kere sekelas mereka, tentu tak bisa seenaknya mengungsi dari panasnya kota ke kawasan Tretes, Malang ataupun vila di mBatu.
Cukuplah menggelar tikar dipekarangan belakang sambil menikmati [...]
Ponaricilin, antara rizqi dan tragedi.
Diposkan dalam Negeriku....... pada Februari 20, 2009 | 1 Komentar »
Beruntunglah negeriku……….
Tuhan tlah kirimkan ponaricilin.
Penawar rasa sakit bagi ribuan anak bangsa.
Yang tengah putus harapan.
Yang mungkin juga tengah putus nalar dan dalam kesesatan.
Yang berharap sehat dalam sekejab secara instan.
Berbahagialah media…………
Berita tlah datang tanpa diundang.
Gemanya membahana hingga ketepian nusantara.
Dibahas, diulas seolah tak ada habisnya.
Koran terjual, sang dukun cilikpun kian terkenal.
Bersyukurlah Ponari………….
Dulu engkau bukanlah apa apa.
Rumahmu hanyalah sbuah [...]
Sebuah tantangan dari kaset jadul.
Diposkan dalam The day dreaming. . . . . pada Februari 14, 2009 | 1 Komentar »
Saat bersih bersih rumah beberapa hari yang lalu, aku sempat mendapati onggokan kaset kaset lama. Yah, kaset musik yang berbentuk kotak dengan segelondong pita didalamnya.
Weeh, gak nyangka ya benda yang diciptakan tahun 1958 ini masih mampu bertahan ditengah kemajuan jaman, disaat dunia digital gencar menawarkan segala aspek kemudahan. Mau lompat lagu, mau rekam ulang ? [...]
Horeee ! Kompie “baru”………..
Diposkan dalam xpresi pada Februari 12, 2009 | 3 Komentar »
Setelah hampir 6 tahun dengan bertahan dengan kompie sekelas pentium 3 yang clocknya cuma 601 mhz, akhirnya aku bisa ganti kompie dengan yang lebih bertenaga baik disisi prosesor maupun memorinya. Semuanya naik hampir 5x lipat.
Sekarang terasa ringan saat menjalankan XP sp2.
Belum dual core memang apalagi core 2 duo, tapi setidaknya dengan 2.8 Ghz plus hyperthreading [...]