Nada getar ?
Pasti kita sudah mengenalnya, itu salah satu cara ponsel memberitahu kita bahwa ada pesan yang lewat, ada panggilan yang datang ataupun buah kerja dari sistim reminder yang sedang berjalan.
Pada hari Rabu, 30 September yang lalu di belahan Sumatera, ada nada getar dengan kekuatan 7,6 SR. Vibrasinya cukup kuat untuk merobohkan gedung juga cukup besar untuk membuat banyak orang pontang-panting berlarian mencari jalan keselamatan.
******
Apakah ada pesan yang lewat ? Mungkin ya.
Barangkali itu cara Sang Penguasa Alam menanadai pesan bagi kita bahwa senantiasa ada harapan diantara kesempitan, senantiasa ada kehidupan diantara reruntuhan.
Tak sepatutnya kita meratapi diri, berkeluh kesah sepanjang hari dan menyalahkan suratan takdir yang terjadi. Selalu tersembunyi hikmah dibalik musibah.
Awan tak selamanya mendung. Bak roda pedati, nasib memang bisa silih berganti. Bila kita alami hitam hari ini, mungkin esok putih yang temani.
******

gempa sumatera
Apakah ada panggilan yang datang ? Itu pasti.
Sejauh ini telah ada ratusan orang yang menerima undangan kematian. Tak ada partisi antara yang jahat dan yang baik hati, antara si kaya dan yang miskin harta. Semua sama, tak bisa menolak, tak bisa meminta penangguhan. Kita memang sedang menghitung hari.
Lintasan waktu barang sedetik tentu amat berharga dalam pertandingan yang tak jelas kapan akan berakhirnya. Sangat mengherankan bila ada yang menyia-nyiakan durasi hidup yang tersisa dengan perilaku yang kurang berguna.
******
Apakah ada peringatan ? Bisa jadi.
Mungkin Dia sedang mengingatkan kalau kalau kita lupa dan melupakan sesuatu.
Kita barangkali lupa menunaikan zakat, lupa menggenapkan sholat, lupa kapan saatnya bermunajat, lupa bagaimana cara menghentikan maksiat, lupa , lupa……….ah, terlalu panjang daftar yang bisa dibuat. Memang kita terlahir dengan fitur lupa tapi itu bukanlah bug dari sebuah proses penciptaan.
Rasa lupa itu sesungguhnya berguna untuk melupakan keburukan, menghapus kedzoliman yang pernah kita terima. Bila rasa lupa tak pernah ada, yang tersisa hanyalah rasa dendam hingga tujuh turunan, yang ada hanyalah pengulangan legenda Ken Arok dan kawan-kawan.
*****
Rrrtt rrrrt rrrrt rrrrt………..
Cobalah periksa, siapa tahu ada ada pesan, ada panggilan atau peringatan yang datang.
Perlu layar hati yang penuh warna, yang penuh kearifan.
Perlu layar hati yang lapang, yang sarat dengan keikhlasan.
Untuk membaca makna nada getar yang ada.
*****
(maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
Semoga ini bukan hukuman yang diberikan kepada kita.
Dan semoga yang menjadi korban diberikan ketabahan oleh Allah.
Amien…
saya sering pakai vibrate ketimbang ring krn naik angkot, sering rapat & kantornya callcenter ….
serem juga nih kalo pakai vibrate ….
amin 7x utk korban gempa
silahkan ke blog saya richocean Richocean tentang
2009 3009 ANGKA Gempa PADANG PARIAMAN. 2009 1010 ANGKA Gempa Tsunami ACEH?
2009 0110 Pagi ini Gempa Bengkulu dan Jambi Menyusul Gempa Padang
Selama 17 jam, 3x Gempa PADANG Sumatra Barat
atau blog saya lainnya
Richmountain
salam …
gempa…….
serem juga…..
getaran yang merusak…
semoga saudara” kita di sumatra barat dilapangkan hatinya, menerima semua dengan hati yang tabah, dan semoga korbanya mendapat tempat spesial disisi-Nya.
Amin……
Turut berduka cita atas meninggalnya musibah gempa. Semoga arwahnya di terima di sisi Allah SWT. Amien…!!!
******
Weh, Jombang aman tah cak ?
mungkin alam sudah bosan……
melihat kita yang keterlaluan…
(kaya lagunya siapaa gitu,tapi ngga tau,pernah denger aja)
moga kita diberikan ketabahan
********
Yups, lagu itu memang kerap menyertai news yang berlatar belakang bencana alam………..Berita Kepada Kawan nya Ebiet.
mgkn memang tuhan sudah murka
********
Atau mungkin sudah bosan,
Dengan sgala tingkah laku kita yang penuh dengan dosa………….