
broken days
Aku,
Bukanlah simbol kehidupan.
Bukan pula barang pajangan,
Kutak pernah sesali diri
Meski diitakdirkan jadi makhluq pingitan,
Yang slalu terdiam,
Terkurung dalam lubang kegelapan.
Aku,
Takkan salahkan nasib ini,
Walau desah nafas habis tuk menghitung hari.
Menanti datangnya lambaian perpisahan ,
Ditangan kerling pria pemuja kenikmatan.
Atas nama cinta,
Kubisa mati muda.
Atas nama Dia diatas sana,
Kudapat berkedip lebih lama.
Dan demi sebuah cita,
Juga rasa kecewa yang menggurita
Kubisa senisan dengan sang bunda.
Aku,
Saat menunggu denting lonceng kematianku,
Srasa ingin berganti warna, ingin berganti baju,
Hijau, ungu ataupun biru,
Mungkin juga batik seperti warisan negeriku.
Dan tak lagi hanya merah,
Yang hanya membuat pria berjakun berteriak puas,
Pertamaaaaax…………….
Aku,
Harus bergulat dalam derita, meregang nyawa.
Diantara swara tangis dan senyum bahagia.
Diantara butir keringat dan hening malam berbunga.
Yang untuknya aku ada dan tercipta.
*********
P E R I N G A T A N !!!
SEBELUM MENINGGALKAN POSTING INI
HARAP DIPERIKSA BARANG ANDA
JANGAN SAMPAI HILANG ATAU KETINGGALAN
Aku adalah Aku….
Tidak ada yang sama dengan Aku, karena Aku dicipta hanya satu-satunya di dunia, karena Aku diciptakan oleh DIA yang Serba Maha sehingga tidak ada yg bisa mampu meniru ciptaan NYA…Dan setiap ciptaan NYA itu unik dengan segala bentuk dan cirinya.
Dan Aku bukan lah Kamu, hehehe sengaja gak nyambung nih komenya:).
*******
Hmm, nyambung apa nggak itu hanya masalah bagaimana kita membuat benang merah diantara keduanya.
Soy la soñador
*commentnya gak nyambung yak?*
*****
Lha, maunya disambung pakai apa ?
aku malah seneng gambarnya pak.. Bentuknya mirip sandal.. ada ga ya yang jual… hehehe
*******
Lha, ini barusan mengajukan proposal menjadi agen porkas eh agen sandal seperti yang sampean tanyakan.
hehehe.