Dialog sore : pemilu…….

Posted: Januari 29, 2009 in Negeriku.......

Diatas dipan tua yang telah kriyat kriyet bunyinya, si mbah tengah melinting tembakau kesukaannya, seolah tak peduli fatwa haram dari MUI.
Sepulang dari ngaji, sang cucu terlihat setengah manja menghampiri si mbah.
Sambil menyimak koran yang telah lusuh, sang cucu bertanya pada si mbah : “mbah, ngapain seh kita ngadain pemilu ?”
Sambil mengepulkan asap rokok si mbah mencoba menggelincirkan jawaban, “le, pemilu itu ada karena negara kita ini negara demokrasi, jadi kita harus milih pemimpin dan wakil rakyat “.
“Lho mbah, kalau cuma milih pemimpin dan wakil rakyat, kenapa pakai pemilu, ga pake sms saja biar irit biaya ?”, sang cucu mencoba ngeyel.
Si mbah sembari menghisap asap rokok dalam dalam menjawab sang cucu, “le, urusan mengelola negara ini sangat penting dan nggak main main. Kalau milih pemimpin dan wakil rakyat lewat sms seperti kontes penyanyi dangdut di tivi khan nggak valid, nggak bisa dipertanggungjawabkan “.

“Peeh, khan mereka, para pemimpin dan wakil rakyat sering mengdangdutkan janjinya mbah……..ga valid sama pas koar koar disaat kampanye ?”, sang cucu menyergah.

Sedetik, sepuluh detik, semenit berlalu. Jawaban si mbah yang diharap sang cucu tak kunjung datang, tiba tiba…………………..terdengar : “eeegghhhkkk, hhhwwwwkkk”.

Terlihat si mbah tergelimpang, mata melotot sambil jarinya menunjuk kearah tenggorokan.
Sang cucu panik bukan kepalang. Lintingan tembakau yang baru 2-3 kepulan dihisap si mbah ternyata telah menghilang………………..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s