Sinyal kematian

Posted: Mei 18, 2009 in Pelita hati
Tag:, ,

Suatu waktu Rosululloh ditanya para istrinya, siapa diantara mereka yang kiranya akan “berpulang” duluan. Rosulullohpun menjawab : yang paling panjang tangannya dan selanjutnya para istri beliau sibuk membandingkan panjang tangan masing-masing.

Setelah seorang istri beliau, Saudah meninggal, teka teki tentang pertanyaan yang dulu pernah dilontarkan itu terjawab sudah.

Ternyata jawaban Rosululloh dulu hanyalah kiasan. Yang dimaksud dengan panjang tangan adalah yang paling ringan tangan nya atau dengan kata lain yang banyak amalnya.

Yah, seringkali suatu kematian disekitar kita diwarnai dengan kode pembuka, dengan berbagai macam perlambang.

Ada seseorang yang tadinya terkenal bengal, liar tiba tiba saja berubah menjadi makhluq yang santun. Dalam kasus lain seseorang yang tadinya berprofil periang, suka bercanda mendadak besubah menjadi pendiam dan pemurung.

Seringkali kita menyadari adanya perubahan itu tapi tetap saja tak mampu mengetahui apa sesungguhnya yang akan terjadi. Kita baru sadar setelah beberapa waktu sesudahnya yang bersangkutan dipanggil Yang Maha Kuasa.
Memang tak semua proses kematian didahului dengan semacam prolog dan lagi pula kadang gejala ngowah ngowahi adat itu terlalu lemah untuk dibaca oleh orang sekitar.

Bila usai membaca postingan ini, anda merasakan adanya perubahan pada orang sekitar anda entah teman, entah saudara, atau bahkan mungkin bisa jadi pada diri anda sendiri, waspadalah.

Jangan jangan…………..proses hitung mudur telah dimulai. Dan dalam hitungan jari lonceng kematian akan berbunyi.

Ting tong, ting tong.

Waktu anda berkunjung di alam dunia akan segera berakhir……..

Ah, tahayul ya.

Iklan
Komentar
  1. mantan kyai berkata:

    weh, selalu menyedihkan kalo bicara soal waktu. habis kebanyakan kepakai buwat maksiat daripada enggak .. hiks 😦

  2. jadi takut kalo ingat kematian, karena amal ini belum sebanding dengan dosa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s