Jin dan 3 permintaan

Posted: September 5, 2009 in Negeriku......., RAM >> Renungan Akhir Minggu
Tag:, ,
Jin

Jin

Alkisah ada 3 orang sahabat terdampar di suatu pulau terpencil. Tanpa disangka salah seorang diantaranya menemukan guci ajaib yang berisi jin sakti yang baik hati. Sang jin menawarkan 3 permintaan yang akan langsung dikabulkan. Tanpa pikir panjang sahabat yang pertama langsung mengajukan permintaan bahwa dia ingin pulang. Sahabat yang keduapun mengajukan permohonan yang sama, ingin pulang. Dua permintaan sudah diekskusi dan tinggal 1 lagi. Sahabat yang ketiga bukannya mengajukan permintaan sebagaimana rekannya tapi malah menginginkan kedua orang temannya balik lagi, menemaninya di pulau terpencil tersebut.

Parodi diatas yang digagas oleh sebuah perusahaan rokok tersebut belakangan sering nongol di televisi. Tapi bagaimana seandainya guci itu memang ada dan sang jin menawarkan hal yang sama, 3 permintaan yang akan dikabulkan buat negeri kita tercinta agar bisa menjadi negara yang disegani dan tak menjadi bahan pelecehan oleh negeri tetangga ?

*****

Seorang menteri pertahanan segera mengajukan permintaan pertama, aku ingin negeri ini menjadi digdaya dengan persenjataan yang super lengkap. Dengan senjata ditangan dia bermimpi negeri lain akan berpikir dua atau tiga kali kalau ingin mengajak berkelahi.

Sang jin  segera mengeluarkan laptopnya, menghubungi google guna memperoleh sebuah deskripsi tentang negara super power. Muncullah Amerika serikat di link pertama. Yah, apa yang kurang sih dari Amerika ? rasanya semua senjata ada disana. Mulai yang diangkasa berupa satelit pengintai semacam KH-11 ataupun pesawat tempur kelas 1 sebangsa F-18 Hornet maupun F-117 , senjata di perairan berupa kapal induk maupun kapal selam nuklir yang bisa berlayar belasan tahun tanpa henti sampai wahana tempur darat tank Abrams dan aneka senjata balistik yang sekali blar bisa memanggang seisi kota.

Senjata memang menjadi bargaining power bagi Amerika dalam menggertak lawannya dan sejauh ini belum ada tandingan yang sepadan semenjak Uni Sovyet tewas beberapa waktu silam. Belum lagi gaya poltiknya yang suka main koboi yang tanpa rasa bersalah dan sepertinya kurang kerjaan, suka mengintimidasi dan menginvasi negeri lain dengan dalih pemulihan demokrasi. Jejaknya ada dimana mana, Grenada, Somalia, Vietnam, Korea, Irak, Afganistan dan hmmm sepertinya bakalan panjang daftarnya.

kapal induk

kapal induk

*****

Dari pojok ruangan dengan semangat menteri ekonomi dengan tangkas mengacungkan jari mengajukan permintaan kedua, aku ingin negeri ini punya ketahanan ekonomi yang kuat. Dengan bekal pondasi finansial yang kuat, sang menteri berharap negeri ini bisa mandiri dan tak hanya mampu mengekspor TKI.

Sang jin mengernyitkan dahi dan terbayanglah Republik Rakyat Cina. Yap, siapa sangka bahwa negeri tirai bambu, negeri komunis yang tadinya barangkali tergolong kere, terbelakang dan cuma punya modal rakyat segudang, secara perlahan mampu berevolusi menjadi salah satu negara dengan cadangan devisa terbanyak didunia. Lihat saja banyak peralatan elektronik yang dibelakangnya bertuliskan made in China dan salah satu sahamnya sempat mampir di negeri ini dalam wujud sebuah jembatan di selat Madura. Seakan mirip dengan prosesor dual core, mereka mampu berimprovisasi dan tanpa rasa malu mengawinkan antara minyak dan air, antara komunis dan kapitalis dengan sukses, sementara negeri komunis lain yang segan untuk berubah dan tetap setia pada pakem, semacam Kuba dan Korut tetap dalam takdirnya sebagai negeri yang terbelakang baik sosial maupun ekonominya.

dollars

dollars

*****

Suasana menjadi hening sejenak. Semua yang datang nampak menunggu siapa kiranya yang akan tampil sebagai peminta permohonan yang ketiga. Tak sedikit yang menduga bahwa menteri Hukum dan Kehakimanlah mungkin yang akan segera mengangkat tangan dan berharap sang jin akan mengabulkan permintaan agar keadilan bisa tegak berdiri di negeri ini. Yah, siapapun tahu bahwa negeri yang kuat secara militer maupun ekonomi sangat mungkin akan menghitung hari bila tiada keadilan dalam kehidupan bernegara dan berbangsanya.

Kita mungkin masih ingat Iran saat dibawah kekuasaan rezim Shah Reza. Suatu negara yang kala itu militernya adalah salah satu yang terkuat di Asia akhirnya tumbang oleh revolusi yang dipimpin oleh Khomeini. Masih segar juga dalam ingatan sebuah negeri bernama orde baru yang rancang bangun ekonominya pernah disebut sebagai macan Asia baru namun riwayatnya berakhir oleh people power, oleh gerakan reformasi. Aroma keadilan kala itu barangkali menjadi komoditas yang langka, tertelan oleh derasnya arus korupsi, kolusi dan nepotisme.

Tiba tiba seorang pria berkopyah yang sedari awal nampak menikmati tidurnya dengan santainya mengangkat tangan dan berteriak lantang, aku ingin mereka balik. Banyak hadirin yang terperanjat dan heran dengan ulahnya, orang ini nyambung nggak ya atau barangkali terpengaruh oleh jawaban yang sama di iklan televisi. Kemuliaan sebuah bangsa dengan senjata ditangan kanan dan segepok dollar di tangan kiri yang sudah didepan mata mau dibalikin begitu saja.

negeriku

negeriku

Sebelum rasa heran khayalak habis, sang pria berkopyah kembali meneruskan dan mengulang bicaranya : yah, aku ingin mereka balik. Aku ingin Gajah Mada dan Hayam Wuruk balik untuk memimpin negeri ini. Aku ingin kemakmuran, keadilan dan harga diri sebuah bangsa yang lewat Palapa pernah menghiasi tinta emas negeri ini bisa kembali hadir disini, di nusantara.

Iklan
Komentar
  1. oran9ehoLic berkata:

    kalo aku dikasih kesempatan untuk minta 3 permintaan..
    aku mau:
    ~kembali ke masa lalu *dan memperbaiki kesalahan yg telah diperbuat
    ~keliling dunia *mengelilingi dunia sebelum pada akhirnya kembali ke akhirat
    dan terakhir satu permintaan
    ~aku ingin semua permintaanku dikabulkan *maruk mode:on*
    hehe

    ***********

    You’ve got a message from http://www.jinkartubi.com

    perlihatkan kutipan aslinya

    Congratulitions !
    You’ve successed to register on PERKEMI (PERsatuan KEmaruk Indonesia).

  2. RitaSusanti berkata:

    Wah sebuah tulisan yang menggugah, sebuah sindiran yang sangat kritis dalam kondisi riil bangsa ini.
    Kita memang sangat menginginkan kemakmuran, keadilan dan harga diri bangsa ini bisa kembali…

    Semoga akan hadir Gajah Mada dan Hayam Wuruk dalam dimensi kekinian bangsa kita, amiin.

    **********

    Iya nih, kadang jadi mikir hmmm apa yang salah sih dengan bangsa kita ?
    Big country, low power.

  3. luxsman berkata:

    kalau punya mesin waktu enak

    ***********

    Hmm, iya Luxs kayaknya enak ya.
    Tapi apa iya kita bisa buat mesin waktu ?
    Lha wong waktu kita seringkali molor.
    Diundang jam 8 eh datangnya jam 10.
    Jangan jangan pas masuk mesin waktu, badan kita sudah nyampai duluan eh tangan n kakinya datangnya 5 jam kemudian.
    Hehehe.

  4. Bahasa, please! berkata:

    malaysia baru beli 2 kapal selam baru tuh… Indonesia apa kabar ya kapal selamnya? 😀

    *******

    Ah, baru 2 saja koq.
    Indonesia malah sudah belasan jumlahnya………………menyelamkan kapal, hehehehe.

  5. gajah_pesing berkata:

    gak tahu harus bilang apa dengan postingan yang dapat menarik otak kiri saia hingga mencernanya 2 kali

    saia juga ingin Indonesia ini mbalek seperti masa-masa kejayaannya dahulu..

    makasih pak, uda memberikan suatu wacana yang menarik

    *********

    Hmm, mas Fayyas mengalami gangguan pencernaan ?
    Ah, biasanya sih ini karena yang dikonsumsi kurang serat……hehehe.
    Salam n smoga puasanya lancar.

  6. haris berkata:

    kalo aku, permintaan pertama akan minta: kasih aku tiga permintaan lagi. he2.

    ******

    Weeh, iki jan mbahe kemaruk.
    Hehehehe.

  7. mawi wijna berkata:

    Memang bangsa ini kurang pemimpin berkharisma yang bisa menyatukan rakyat dan mengajak rakyat untuk membangun bangsa. Khususnya mengajak rakyat untuk memperbaiki sifat-sifat bobrok mereka.

    ******

    Dan untuk mencari pemimpin itu kita harus membayar dengan mahal baik biaya, waktu & tenaga.
    Mulai pilkada, pilleg sampai pilpres.

  8. dedenia72 berkata:

    huahahahahaha…
    aku pengen mereka balik sungguh permintaan sederhana..khas masyarakat Indonesia yang sederhana..tapi ternyata yang diminta balik adalah tokoh2 yang digdaya..wuedan..
    keren mas..
    salam rimba raya lestari

  9. yummy berkata:

    kritis…..guyonan bernada ironis.ngga semua orang bisa mengartikan sesuatu dibalik iklan itu loh….
    saya malah cuma ketawa liat iklan itu…he…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s